Alat Elektronik Banyak Rusak, Pelanggan Desak PLN Mengganti

Pihak PLN ULP Pasirpengaraian tengah memperbaiki jaringan dekat kantor Polres Rohul
Pihak PLN ULP Pasirpengaraian tengah memperbaiki jaringan dekat kantor Polres Rohul

PASIRPENGARAIAN – Seringnya pemadaman listrik sebulan terakhir menyebabkan banyak peralatan elektronik warga yang rusak. Oleh sebab itu, warga mendesak PLN Pasirpengaraian mengganti kerugian.

“Saya mendesak PLN bertanggung jawab atas masalah ini. Banyak peralatan elektronik kami yang rusak seperti tv, rice cooker, dan bahkan bola lampu. Saya minta PLN menggantinya,” desak Rahma, salah seorang warga kepada Riausmart.com, Kamis (27/02/2020).

Nurdin, warga Pasirpengaraian lainnya juga kecewa atas pernyataan kepala PLN yang menyebut monyet dan tupai sebagai penyebab mati lampu. “Masa setiap hari ada kera dan tupai yang menggantung di kabel PLN. Jangan cari alasan yang mengada-ada,” tegas Nurdin.

Dimana informasi sebelumnya, Manager PLN ULP Pasirpengaraian, Syarifuddin, Kamis (27/2/2020) menjelaskan, pemadaman listrik tersebut disebabkan karena adanya pergesaran tiang listrik di depan Kantor Polres Rohul dan juga akibat pohon tumbang.

Lanjut Syarifuddin, kemudian pemadaman listrik setiap pagi itu karena bersifat temporer (macam-macam), dalam artian adanya penyebab gangguan hewan yang menempel di jaringan listrik seperti monyet, tupai dan burung yang tergantung di jaringan listrik PLN.

“Kenapa listrik agak lama baru dinyalakan, karena kita lama mencari sumber dimana penyebab matinya listrik tersebut. Jadi kalau monyet dan tupai itu lengket di jaringan listrik itu makanya listrik padam,” paparnya.

Syarifuddin menambahkan, selain hewan, pemadaman listrik terjadi akibat tanaman atau pepohonan masyarakat yang menempel di jaringan PLN. “Kita himbau kepada masyarakat agar ranting pohon yang dekat jaringan listrik hendaknya di tebang atau di pangkaskan,” imbuhnya.