Tutur hadir dalam perhelatan pengukuhan dan penabalan gelar adat Datuk Setia Amanah diwakili asisten 2 Pemkab Rohul, Ibnu Ulya, Raja Luhak Rambah H.T Mansur Mansir, Raja Luhak Tambusai dan Raja Luhak Kepenuhan, serta Sutan Mahmud dan berbagai undangan pengurus adat seLuhak Rambah.
Dalam kegiatan, rombongan Raja Rambah, Tengku Mansur Mansi dan Lembaga Kerapatan adat Luhak Rambah diarak dengan berjalan kaki diiringi berudah (Red), mudik khas Kabupaten Rokan Hulu.
Sesampainya di gerbang acara, rombongan Raja Rambah disambut dengan bunyi dentuman gendang bersambut bunyi gong dan celempong (red) serta penampilan pencak silat tradisional khas Melayu Kabupaten Rokan Hulu.
Ada beberapa nama yang dikukuhkan dan ditabalkan gelar yang dipertuan sakti rumah Bugonjong, seperti Drs. Tengku Arulan dengan gelar yang dipertuan sakti dan Tengku Firdaus SH bergelar Sutan Jumadil alam.
Selain itu, Tengku Hidayat Gelar Raja Gegar Alam, Tengku Marwa gelar Tengku muda, Tengku Syahril Ramli bergelar Tengku Panglimo bosa, dr. Tengku Novita Dewi S.P , M.P dengan gelar Siti nan suri dan Tengku Juwita s.sos gelar Siti cahaya intan.
Disampaikan Ketua LKA Luhak Rambah, Yusrizal KD dengan gelar Datuk Paduko Bosa mengatakan, pengukuhan ini sebagai upaya dalam melengkapi struktur kelembagaan adat di Luhak Rambah yang merupakan salah satu Luhak yang ada di Kabupaten Rokan Hulu.
“Secara kepengurusan, di Luhak Rambah ini ada tiga bagian, yang pertama Bangsawan, yang kedua Suku nan tujuh dan yang ketiga Napituhuta,” jelas Datuk Paduko Bosa.
“Kita berharap kepada nama-nama yanv telah ditabalkan tadi dapat memperhatikan adat istiadat di luhak Rambah ini kedepannya,” pungkas Yusrizal mengakhiri.