PEKANBARU – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil) terus memperlihatkan keseriusannya dalam mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui penyaluran beasiswa bagi mahasiswa program Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak). Penyaluran beasiswa ini telah resmi dilaksanakan dan diterima oleh mahasiswa, sebagaimana disampaikan oleh pihak Universitas dan Pemerintah Daerah.
Rektor Unilak, Prof. Junaidi, S.S., M.Hum., Ph.D.,Jumat (10/01) menyampaikan apresiasinya terhadap langkah strategis Pemkab Rohil tersebut.
“Penyaluran beasiswa ini tidak hanya mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses pendidikan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang yang sangat penting bagi pembangunan daerah. Dengan adanya beasiswa ini, mahasiswa Pascasarjana Unilak, khususnya yang berasal dari Rokan Hilir, mendapatkan kesempatan untuk memperdalam ilmu pengetahuan dan keterampilan di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Prof. Junaidi juga menambahkan, bahwa dia sangat mengapresiasi upaya Pemkab Rohil dalam memenuhi janjinya untuk mencairkan dana beasiswa ini.

“Hal ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah berkomitmen dalam aksi, bukan sekadar janji. Kami berharap para mahasiswa penerima beasiswa dapat memanfaatkan peluang ini secara optimal, tidak hanya untuk meraih prestasi akademik, tetapi juga untuk memberikan kontribusi yang signifikan bagi masyarakat,” tambahnya.
Sebelumnya, sempat muncul kekhawatiran di kalangan mahasiswa dan orang tua terkait penundaan pencairan dana beasiswa tersebut. Namun, Kepala Bagian Kerja Sama Setdakab Rohil, Iryan Cahyadi, S.E., M.B.A., menjelaskan bahwa penundaan tersebut disebabkan oleh kendala teknis dalam ketersediaan dana di kas daerah.
“Kami telah bekerja keras agar pencairan ini dapat segera terealisasi. Setelah melewati proses administrasi yang sesuai, dana beasiswa akhirnya berhasil disalurkan secara bertahap sejak awal Januari 2025,” jelasnya.
Dalam penyaluran ini, harapan besar juga disampaikan oleh Prof. Junaidi kepada mahasiswa penerima beasiswa.
“Kami berharap mahasiswa tidak hanya menjadikan beasiswa ini sebagai penunjang untuk menyelesaikan studi, tetapi juga sebagai motivasi untuk berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan daerah asal mereka, yaitu Kabupaten Rokan Hilir. Mahasiswa harus menjadi agen perubahan yang mampu mendorong kemajuan di berbagai bidang,” pungkasnya.












