PASIRPENGARAIAN – Seiring akan berakhirnya masa jabatan caretaker Komite Olahraga Nasional Indonesia KONI Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) pada 17 Mei 2025 mendatang, KONI Rohul bersama seluruh Ketua Cabor melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Bupati Kabupaten Rokan Hulu, Anton ST MM, Rabu (23/04).
Kegiatan yang dipusatkan di Ruang rapat Rumah Dinas Bupati Rohul, Komplek Pemda, Pasir Pengaraian tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Rohul, H Syafaruddin Poti SH MM, Caretaker Ketua KONI Rohul, Khairul Fahmi MT, Ph.D dan seluruh Ketua Cabang Olahraga KONI Rohul lainnya.
Adapun Rakor ini dilakukan, guna membahas terkait berakhirnya masa jabatan Caretaker KONI Rohul yang telah berjalan hampir enam bulan, sehingga akan dilakukan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luarbiasa (Musorkablub) dalam memilih ketua Umum KONI Rohul masa bakti 2025-2029.
Dihadapan Bupati Rohul, Caretaker Ketua Umum KONI Rokan Hulu, Khairul Fahmi menjelaskan, pada tahun 2026 mendatang, akan dilaksanakan Pekan Olahraga Provinsi Riau, yang akan dilakukan di Kota Dumai dan Kabupaten Siak. Berkaca pada 3 even Porprov terakhir prestasi olahraga Rokan Hulu sangat jauh dari harapan, dimana sering pada urutan belakang dari Kabupaten/kota se provinsi Riau.
“Menindaklanjuti hal tersebut, maka dirasa perlu untuk dilakukan Musyawarah Luar Biasa KONI Kabupaten Rokan Hulu, untuk memilih ketua KONI Kabupaten Rokan Hulu masa bakti 2025-2029,” kata Fahmi.
“Dengan terpilihnya Ketua KONI Rohul dan komposisi kepengurusan, sehingga dapat mempersiapkan atlet dan pelatih yang akan menjadi delegasi kontingen Rokan Hulu pada Pekan Olahraga tersebut,” tambah Wakil Ketua 1 KONI Provinsi Riau itu lagi.
Menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Rohul, Anton ST MM mengaku sangat mensupport dan mendukung pergerakan KONI Kabupaten Rokan Hulu.
Dihadapan Ketua Umum Karateker dan Cabor KONI Rohul, Bupati Anton menyampaikan beberapa gagasan terkait pengembangan Cabang Olahraga yang ada di Kabupaten Rokan Hulu.
“Salah satunya dengan mengembangkan kawasan Pematang Baih ( eks Astaka MTQ) di Pasir Pengaraian menjadi komplek olahraga Kabupaten Rokan Hulu. Kawasan ini menjadi pusat latihan atlet cabang olahraga unggulan Rokan Hulu. Hal ini, dimaksudkan sebagai jawaban atas minimnya sarana latihan cabang olahraga yang ada saat ini. Dengan hal ini menjadikan latihan atlet terpusat dan mudah dikontrol oleh pengurus cabor,” sebut Anton.
Selain itu, bupati juga komit membantu mencarikan bapak angkat bagi setiap cabor. Dengan demikian diharapkan akan mampu membantu pembinaan atlet terkhusus kendala pembiayaan dan tempat bekerja bagi atlet berprestasi.
Terkait kegiatan Musorkab KONI Kabupaten Rokan Hulu, Bupati Anton berpesan untuk dapat dilakukan secara aklamasi, sehingga nantinya diharapkan tidak menimbulkan keretakan atau friksi di dalam tubuh KONI Kabupaten Rokan Hulu itu sendiri, (ADV).