PEKANBARU – Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak) menunjukkan perkembangan yang sangat positif dalam capaian akademik mahasiswanya. Pada tahun akademik ini, terjadi peningkatan signifikan pada jumlah mahasiswa semester dua yang telah berhasil melaksanakan sidang proposal tesis. Capaian akseleratif tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan dari proses pembelajaran dan pembinaan akademik yang dilakukan secara terstruktur sejak awal perkuliahan.
Ketua Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Unilak, Dr. Ir. Husni Mubarak, ST., M.Sc., CST., menjelaskan bahwa keberhasilan mahasiswa dalam mencapai tahapan sidang proposal tesis pada semester kedua merupakan hasil nyata dari strategi pembelajaran yang berorientasi pada penguatan kompetensi riset sejak awal masa studi.
Melalui mata kuliah Metodologi Penelitian dan berbagai kegiatan akademik penunjang lainnya, mahasiswa secara intensif diarahkan untuk mulai mengidentifikasi permasalahan penelitian, menyusun kerangka konseptual, serta mengembangkan rancangan penelitian yang relevan dengan bidang ilmu lingkungan. Pendekatan ini terbukti efektif mampu meningkatkan kualitas sekaligus kecepatan mahasiswa dalam menyelesaikan tahapan proposal tesis mereka.
“Sejak semester pertama, mahasiswa telah diberikan pemahaman yang kuat terkait metodologi penelitian, penyusunan proposal, serta penerapan riset pada berbagai isu lingkungan. Para dosen juga secara aktif melakukan pendampingan sehingga mahasiswa memiliki kesiapan yang matang dalam menyusun penelitian sejak awal perkuliahan,” ujar Dr. Ir. Husni Mubarak saat memaparkan kunci sukses program tersebut.
Menariknya, selain menyediakan jalur penyelesaian studi konvensional melalui tesis, Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Unilak juga memberikan fleksibilitas dan kesempatan emas kepada mahasiswa untuk memilih jalur non-tesis berbasis publikasi ilmiah.
Melalui skema ini, mahasiswa dapat menyelesaikan studinya dengan menghasilkan karya ilmiah yang diterbitkan pada jurnal nasional terakreditasi maupun jurnal international bereputasi.
“Program studi memberikan peluang kepada mahasiswa untuk menempuh jalur non-tesis melalui publikasi ilmiah pada jurnal terindeks SINTA 1 dan SINTA 2, maupun jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus mulai dari Q1 hingga Q4. Dengan dukungan pembimbing dan sistem pendampingan yang baik, mahasiswa bahkan berpeluang besar menyelesaikan studi magisternya dalam waktu sekitar 1,5 tahun saja,” jelas Dr. Husni Mubarak lebih lanjut.
Kebijakan ini merupakan bentuk komitmen konkret dari Program Studi Magister Ilmu Lingkungan dalam mendongkrak budaya riset dan publikasi ilmiah di lingkungan akademik Pascasarjana Unilak.
Selain memangkas dan mempercepat masa studi mahasiswa, jalur publikasi ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi riil mahasiswa dalam pengembangan ilmu pengetahuan, sekaligus memperluas jejaring akademik Unilak di tingkat nasional maupun internasional.
Ke depan, Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Unilak berkomitmen untuk terus memperkuat kualitas pembelajaran, mengoptimalkan pendampingan penelitian, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak luar.
Langkah ini konsisten diambil demi menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan mampu memberikan solusi ilmiah yang aplikatif terhadap berbagai tantangan krisis lingkungan di masa depan.
Adanya tren peningkatan jumlah mahasiswa yang mampu melaksanakan sidang proposal tesis di semester dua, ditambah dengan tersedianya jalur kelulusan berbasis publikasi ilmiah bereputasi, menjadi bukti saahih bahwa Magister Ilmu Lingkungan Unilak sukses menciptakan ekosistem akademik yang produktif, inovatif, dan berdaya saing global.