PASIRPENGARAIAN- Dalam upaya pemanfaatan maksimal terhadap Gedung Pasar Modern Rokan Hulu yang terletak di pusat kota Pasir Pengaraian, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melakukan Rapat koordinasi dengan pihak Perumda Rokan Hulu Jaya (RJH) dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.
Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Rapat Rumdis Bupati, Komplek Pemda Pasir Pengaraian, Rabu (20/08) itu, dipimpin secara langsung oleh Bupati Rohul, Anton ST MM serta turut dihadiri oleh Asisten II Setda Rohul, Drs Ibnu Ulya, Kaban Bappeda, Drs Yusmar M.Si, Kepala BPKAD, Elbizri, S.STp, M.Si, Direktur Utama (Dirut) Perusda RHJ, Imran Tambusai dan tim.
Adapun kegiatan rapat kali ini, dilaksakan dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat serta menghidupkan Pasar Modern dengan berbagai aktivitasnya, sekaligus meningkatkan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) Kabupaten Rokan Hulu.
Dihadapan para peserta rapat, Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM menerangkan keinginannya untuk membuat Pasar Modern Rokan Hulu yang lebih produktif, dengan berbagai fasilitas yang lebih lengkap dan memadai.
“Rencananya lantai 1 itu, akan kita buat sebagai pusat perkantoran, seluruh perusahaan akan kita undang dan sosialisasikan terkait perencanaan ini,” kata Bupati.
Sementara itu sambung Bupati, untuk di lantai 2 gedung Pasar Modern, direncanakan pembangunan perhotelan dengan berbagai fasilitas ruang rapat, mall mini dan fasilitas lainnya.
“Sedangkan untuk lantai 3, akan kita buat sebagai tempat komersil, seperti Hall, Cafe, Ballroom yang bisa disewakan,” tambah Bupati.
Untuk mewujudkan itu semua, Bupati mengaku akan membentuk tim pengelolaan Pasar Modern yang nantinya akan menyusun serta mendiskusikan perencaan tersebut kepada pihak BPKP.
“Tentunya semua itu harus sesuai dengan prosedur dan peraturan yang ada, sehingga pencanangan pasar Modern yang lebih maju dapat berjalan lancar tanpa terkendala suatu apapun,” sebut Bupati.
Kepada pimpinan Perumda RHJ, Bupati Anton juga berpesan agar dapat mengelola Pasar Modern modern yang lebih baik.
“Sehingga PERUMDA RHJ ini dapat mandiri dan tidak membebani Pemerintah lagi,” pungkas Anton, (ADV).