JAKARTA – Aktor sinetron Ammar Zoni telah dipindahkan ke Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, usai ditangkap karena terlibat dalam peredaran narkoba di Rumah Tahanan (Rutan Salemba), Jakarta Pusat. Sebelum dipindahkan, ia diketahui telah menulis sebuah surat. Dikutip dari Detik pada Jum’at (17/10/2025).
Surat tersebut dibagikan oleh Ustaz Derry Sulaiman di akun Instagram pribadinya pada Kamis (16/10).
Ustaz Derry menunjukkan surat yang ditulis tangan oleh Ammar Zoni. Ia menyampaikan bahwa surat tersebut diterima pada hari di mana Ammar Zoni dipindahkan ke Nusakambangan.
“Tadi pagi (Kamis) ada yang antar,” ujar Derry Sulaiman.
Ustaz Derry Sulaiman kemudian memperlihatkan halaman pertama dari surat yang ditulis oleh Ammar Zoni. Ternyata, mantan suami Irish Bella itu menulis lebih dari satu halaman.
“Tiga halaman suratnya Ammar, bolak balik. Itu kronologisnya semua,” jelasnya.
Berikut adalah isi dari halaman pertama surat yang ditulis tangan oleh Ammar Zoni:
Assalamu ‘Alaikum WR. WB
Bersamaan surat ini saya ingin menyampaikan bahwa saya tidak seperti yang dituduhkan oleh media. Saya ingin semua orang tau bahwa saya bukanlah seorang bandar. Saya bukan pengedar!
Saya hanyalah seorang publik figur yang sedang dalam masa pembinaan, berusaha patuh agar cepat segera pulang.
Saya sadar tidak akan mudah bagi saya untuk dipercaya lagi. Namun saya percaya kebenaran pasti terungkap.
Lewat kuasa hukum saya Om John Matias, beserta tulisan pernyataan saya ini, saya akan menjelaskan kronologi singkat versi saya.
Terima kasih buat semua yang masih berjuang mendoakan saya terutama untuk Dokter.K yang tetap setia menemani saya sampai pada saat kebenaran ini terungkap.
Saya yang bertanda tangan di bawah ini dengan sebenar-benarnya menyampaikan kronologis kejadian yang menimpa saya, sebagai berikut.
Itulah isi dari halaman pertama surat yang ditulis tangan oleh Ammar Zoni.
Namun, untuk bagian kedua dan ketiga, Ustaz Derry menyatakan tidak dapat memperlihatkannya. Sebab, bagian itu akan dibacakan di pengadilan.
“Itu biar nanti pengacaranya yang membacakan di sidang karena ada beberapa poin yang sangat sensitif,” tambah Derry Sulaiman. Tulis (Mo).