Kembangkan Objek Wisata, Disparbud Rohul Beri Sosialisasi Model Kolaborasi Pentahelix

PASIRPENGARAIAN – Dalam rangka pengembangan Objek Wisata yang ada di Negeri Seribu Suluk, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menggelar sosialisasi model Kolaborasi Pentahelix dengan beberapa dinas terkait, Rabu (30/11).
Dalam agenda sosialisasi kali ini, dibuka secara langsung oleh Kadis Pariwisata kabupaten Rokan Hulu Gorneng S.Sos M.Si serta diikuti oleh beberapa perwakilan Dinas terkait, seperti Diskominfo Rohul, Disperindag dan beberapa tokoh pendidikan lainnya.
Dijelaskan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Rohul, Gorneng mengatakan bahwa, dalam upaya pengembangan objek pariwisata yang ada di Kabupaten Rokan Hulu, kedepan Disparbud Rohul akan berkolaborasi dengan beberapa pihak.
“Kekurangan kita selama ini kan tidak adanya kolaborasi, oleh karena itu kita terapkan Model Pentahelix untuk membangun pengembangan objek pariwisata yang ada di Kabupaten Rokan Hulu,” jelasnya.
Di dalam model Pentahalix ini, disampaikan Gorneng ada lima unsur yang tergabung di dalamnya yakni seperti Pemerintah Daerah yang mencakup seluruh OPD maupun Camat dan Desa, peneliti ataupun akademisi, komunitas ditengah masyarakat, para pelaku UMKM atau pebisnis dan Media.
“Media ini tak kalah pentingnya, mengingat di era sekarang ini promosi dapat dilakukan di media, dan kolaborasi inilah yang kita bangun untuk mengembangkan objek wisata yang ada di Kabupaten Rokan Hulu,” tambah Gorneng.
Diakui mantan Kadis Kominfo Rohul itu, begitu banyak objek wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Rokan Hulu yang patut diketahui dan dikembangkan, baik dari wisata alam, wisata religi maupun wisata budaya.
“Sebenarnya kita memiliki banyak objek wisata, dan saat ini kita ada 7 objek wisata unggulan, seperti Masjid Islamic Center, Benteng Tujuh Lapis, Makam-Makam Raja Rambah, Rantau Binuang Sakti, Hapanasan dan sebagainya yang intinya patut untuk diketahui dan dikembangkan,” pungkasnya.