Pasutri di Rohul Ditemukan Tewas Tertimbun Pupuk

PASIRPENGARAIAN – Masyarakat Desa Sukadamai, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rohul mendadak geger dengan ditemukannya sepasang mayat suami istri (Pasutri) di Gedung Pupuk milik warga di Jalan Raya Durian Sebatang.
Saat dikonfirmasi ke Kapolres Rokan Hulu, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK melalui Paur Humas IPDA Mardiono P. SH mengatakan bahwa penemuan mayat sepasang Pasutri ini berawal dari laporan dari Masyarakat, ke Polsek Ujung Batu.
IPDA Mardiono mengatakan bahwa warga yang pertama menemukan kedua korban di dalam gudang itu adalah Zainurdin (45), warga RT 001 RW 001 Dusun Suka Maju Desa Pematang Tebih Kecamatan Ujung Batu.
“Awalnya Zainurdin dihubungi tetangga sebelah gudang pupuk melalui HP mengatakan anak dari penjaga gudang menangis di luar gudang sekitar Pukul 07.00 WIB lalu dia langsung datang ke gudang pupuk dan melihat anak itu berada di teras gudang pupuk,” Jelas Mardiono.
Selanjutnya tambah Paur Humas Polres Rohul itu, Zainurdin mencoba mencari Azmul dan Fitri (Suami istri ) yang tinggal sekaligus menjaga gudang tersebut, namun tidak ditemukan.
Sekitar pukul 11.30 WIB, Zainurdin kembali masuk ke dalam gudang bersama-sama dengan temannya Tarik, Iyan, Abdi dan Carles dan melihat tangan yang tertimbun pupuk, hingga Zainurdin langsung bergegas pergi melapor ke Polsek Ujung Batu.
“Atas kejadian tersebut, Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Buyung Kardinal SH MH bersama Tim melakukan Indentifikasi di TKP dan melakukan olah TKP,” Jelasnya.
Pada pukul 14.30 WIB, dilakukan evakuasi dengan cara membongkar pupuk yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Rohul bersama Tim Indentifikasi yang dibantu Masyarakat Desa Suka Damai serta Pemilik Gudang Pupuk Dea Tanjung  Zainurdin, setelah dilakukan pembongkaran dan evakuasi ditemukan Dua Mayat di dalam timbunan Pupuk tersebut.
“Kasat menyebutkan Kondisi Mayat Azmul pada saat ditemukan posisi berdiri dengan badan membungkuk, kepala berada di bawah dan seluruh tubuh tertimbun pupuk, sedangkan kondisi mayat Fitri posisi duduk kedua kakinya lurus kedepan, badan dan kepala membungkuk ke bawah, tangan kiri mengarah keatas, dan seluruh tubuh tertimbun pupuk, lalu kedua mayat tersebut dibawa ke Puskesmas Ujung Batu untuk dilakukan Visum,” Tambahnya.
Dalam peristiwa ini, tiga unit Handphone, satu unit kalkulator, satu obeng, satu helm warna Hitam, satu dompet berwana coklat dan satu  bungkus rokok merk Lukman dijadikan Barang Bukti.