PEKANBARU – Demi memudahkan masyarakat menikmati akses kendaraan umum dan mengurangi kemacetan, Pemerintah Kota Pekanbaru meluncurkan delapan unit angkot listrik (oplet) sebagai pengangkut feeder untuk Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP).
Kendaraan yang dinamakan Oplet AMAN ini akan melayani dua rute awal, yaitu Jalan Uka–HR Soebrantas dan Jalan Taman Karya–HR Soebrantas, fokus pada area Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani.
Dikutip dari Cakaplah.com pada (selasa, 24/6/2025), Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyatakan oplet aman berbeda sebab mengunakan tenaga listrik yang ramah lingkungan.
“Mesinnya tidak menggunakan bahan bakar fosil tetapi bertenaga listrik. Ini adalah bagian dari solusi untuk mengurangi kemacetan dan mempermudah akses ke fasilitas umum, terutama RSD Madani,” ujarnya.
8 unit oplet aman diluncurkan, selama 3 bulan pertama pengoperasian warga dibebaskan dari biaya penggunaan.
Pemerintah kota mengharapkan jumlah armada akan meningkat menjadi 60 unit untuk menjangkau seluruh kecamatan.
Agung menjelaskan banyaknya keluhan masyarakat mengenai layanan bus TMP ( Trans Metro Pekanbaru), namun ia menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya melakukan perbaikan.
“Saya melihat saat ini sudah ada komitmen. Kami ingin menyediakan transportasi yang memadai sejalan dengan visi Kota Pekanbaru yang maju dan sejahtera,” tegasnya.
Peluncuran fasilitas umum yang berbasis listrik atau Oplet aman bertepatan dengan perayaaan akbar hari jadi ke-241 kota Pekanbaru berlokasi di Komplek Perkantoran Tenayan Raya.
Diketahui sebelumnya, pada masa Pj Roni Rahmat, telah dilakukan percobaan selama tiga bulan untuk feeder mobil listrik di jalan Cipta Karya dan Purwodadi, tetapi hanya sebatas uji coba tanpa dilanjutkan. Hingga saat ini, angkot tersebut tidak lagi terlihat. Tulis (Mo)